Sebagian besar angkutan umum (angkot) di kota Padang saat ini
bermusik. Dan musiknya yang diputar di
angkot ini sangatlah keras. Bisa disaksikan hanya sebagian kecil angkot yang
tidak memakai musik. Entah kenapa, angkot di kota Padang ini lain dari pada
angkot yang berada di kota lain. Dapat dilihat bahwa angkot yang ada di kota
lain itu tidak bermusik, kalupun ada itu hanya sebagian kecil dan itupun tidak
diperdengarkan dengan keras seperti di club.
Adanya musik keras yang diperdengarkan di angkot tentu saja berefek
negatif bagi penumpang yang naik di angkot tersebut. Mungkin saja maksud dari
supir yang memutar musik dengan keras itu punya tujuan lain seperti menghibur
penumpangnya ataupun juga untuk menarik perhatian penumpang untuk naik ke
angkotnya. Tentu saja, tujuan supir angkot itu tidak ada salahnya akan tetapi
itu sangat berefek terhadap penumpangnya. Hal ini dikarenakan banyaknya
penumpang angkot yang ada di kota padang mengeluh “ ondeh, kareh bana
musiknyo pakak jadinyo kalau mode iko mah” ucap penumpang yang sering kali
terdengar di dalam angkot. Hal ini kerap di dengar di dalam angkot ataupun di
luar angkot.
Perihal musik yang di putar dengan keras ini tak hanya sampai
disitu saja, penumpang agkot juga mengeluh karena pusing mendengarkan musik
yang keras di angkot. Apalagi musik barat atau disco yang tidak tahu artinya
namun bernyanyi dengan kerasnya. Pusing mendengarkan musik selepas turun dari
angkot ini tentu saja juga akrab di tengah-tengah masyarakat di kota Padang.
Hal ini kerap terjadi ketika penumpang berada di alam angkot itu dalam waktu
yang lama. Tentu saja, rasa pusing karena pikiran yang kacau oleh musik ini
terjadi.
Hal ini tentu saja mengangu kesehatan penumpang angkot. Bukan hanya
masalah pusing namun juga gangguan pendengaran. Musik keras ini tentu saja
bukan sembarangan keras, bahkan untuk mengangkat telfon saja akan sulit di
dengar lawan bicara karena saking kerasnya musik itu di putar oleh supir angkot
tersebut. Dalam segi kesehatanpun musik keras seperti ini tentu saja sangat
berpengaruh terhadap jiwa seseorang. Menurut penelitian musik keras dan tidak
teratur yang di dengar oleh seseorang akan berpengaruh terhadap perilaku dan
juga psikis seseorang. Hal ini di sebabkan apa yang di dengar maka akan
tersimpan di memori otak. Hal ini dapat kita buktikan, jika kita mendengarkan musik baik di suatu
tempat, mka tanpa di sadari lagu yang di putar akan hapal dengan sendirinya.
Walaupun kita tidak bermaksud untuk menghafal lirik lagu tersebut maka dengan
sendirinya maka keluarlah lirik-lirik lagu yang di dengar. Nah, yang menjadi
permasalahan apakah lirik lagu itu positif. Jika negatif maka ini tentu saja
menanamkan mental dan pikiran yang negatif bagi masyarakat kota Padang. Dan
untuk mencapai visi dan misi pemerintah kota Padang untuk mewujudkan masyarakat
yang religius tentu saja akan musnah karena yang seharusnya di hafal oleh
masyarakat ataupun generasi penerus di kota Padang bukan lagi Alquran akan
tetapi lirik lagu.

