Sahabat,
apakah Anda sedang bermasalah????Alhamdulilah, bersyukurlah.
Ambil
nafas dalam-dalam, lepaskan lewat mulut,. Ambil nafas dalam-dalam lepaskan
lewat mulut. Ambil nafas dalam-dalam lepaskan lewat mulut. Ambil nafas
dalam-dalam lepaskan lewat mulut. Kini, tersenyumlah. Optimislah. Dan
berbahagialah. Karena tak ada yang dapat membuat Anda berbahagia selain diri
Anda sendiri. Lepaskan senyum terindah Anda.
Sahabat,
Yakinlah… jika Allah memberi kita masalah maka pundak kita sanggup
menyelesaikannya. Temukan jalan baru untuk menemukan jalannya. “Laa
Yukallifullahu nafsan Illaa wus’aha… Allah tidak akan membebani sesorang kecuali
sesuai dengan kesanggupannya”(Q.s. Albaqarah(2):285) Laa tahzan, innallahu
ma’ana, jangan bersedih, karena sesungguhnya Allah bersama kita. Jika kita
punya masalah, maka hal itulah yang akan mendewasakan kita.
Sahabat,
Ketahuilah kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir bisa maka
akan bisa, jika kita berpikir gagal maka akan gagal. Kita adalah apa yang kita
pikirkan. Meskipun seribu orang mengatakan kita bisa, namun otak kita
mengatakan tidak bisa, maka bisa dipastikan kita tidak akan bisa.
Sahabat,
Ketahuilah, pikiran kita adalah raja dalam tubuh kita, makaberilah makanan yang
positif bagi pikiran kita. Latihlah pikiran kita untuk selalu berkata,
‘bagaimana caranya agar bisa’, sehingga semua organ tubuh kita terkomando untuk
bekerja keras mencari solusi. Itulah kreativitas bawah sadar kita dan pikiran
adalah porosnya.
Sahabat,
Sebenarnya bahagia, sedih dan semua rasa berawal dari bagaimana kita memandang
sesuatu dengan pikiran kita. Jika kita berpikir sedih maka secara otomatis hati
menuruti untuk bersedih. Berbahagialah kita yang memiliki masalah, karena itu
bearti kita akan naik ke kelas berikutnya dengan adanya masalah tersebut.
Sebenarnya setiap masalah memiliki peluang alias ‘mas’nya jangan lihat
‘salahnya’. Ambil “mas’nya buang salahnya. Karena ‘mas” mahal bukan? hehe…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar