Jumat, 19 April 2013

Bebaskan dirimu! Temukan “Mas” nya bukan “salahnya”



Sahabat, apakah Anda sedang bermasalah????Alhamdulilah, bersyukurlah. 

            Ambil nafas dalam-dalam, lepaskan lewat mulut,. Ambil nafas dalam-dalam lepaskan lewat mulut. Ambil nafas dalam-dalam lepaskan lewat mulut. Ambil nafas dalam-dalam lepaskan lewat mulut. Kini, tersenyumlah. Optimislah. Dan berbahagialah. Karena tak ada yang dapat membuat Anda berbahagia selain diri Anda sendiri. Lepaskan senyum terindah Anda.
            Sahabat, Yakinlah… jika Allah memberi kita masalah maka pundak kita sanggup menyelesaikannya. Temukan jalan baru untuk menemukan jalannya. “Laa Yukallifullahu nafsan Illaa wus’aha… Allah tidak akan membebani sesorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya”(Q.s. Albaqarah(2):285) Laa tahzan, innallahu ma’ana, jangan bersedih, karena sesungguhnya Allah bersama kita. Jika kita punya masalah, maka hal itulah yang akan mendewasakan kita.
            Sahabat, Ketahuilah kita adalah apa yang kita pikirkan. Jika kita berpikir bisa maka akan bisa, jika kita berpikir gagal maka akan gagal. Kita adalah apa yang kita pikirkan. Meskipun seribu orang mengatakan kita bisa, namun otak kita mengatakan tidak bisa, maka bisa dipastikan kita tidak akan bisa.
            Sahabat, Ketahuilah, pikiran kita adalah raja dalam tubuh kita, makaberilah makanan yang positif bagi pikiran kita. Latihlah pikiran kita untuk selalu berkata, ‘bagaimana caranya agar bisa’, sehingga semua organ tubuh kita terkomando untuk bekerja keras mencari solusi. Itulah kreativitas bawah sadar kita dan pikiran adalah porosnya.
            Sahabat, Sebenarnya bahagia, sedih dan semua rasa berawal dari bagaimana kita memandang sesuatu dengan pikiran kita. Jika kita berpikir sedih maka secara otomatis hati menuruti untuk bersedih. Berbahagialah kita yang memiliki masalah, karena itu bearti kita akan naik ke kelas berikutnya dengan adanya masalah tersebut. Sebenarnya setiap masalah memiliki peluang alias ‘mas’nya jangan lihat ‘salahnya’. Ambil “mas’nya buang salahnya. Karena ‘mas” mahal bukan? hehe…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar